Rabu, 21 Januari 2009

mengungkap pelantikan obama

Hadirnya Obama sebagai Presiden Amerika

2009-01-21
Siaran langsung di SCTV pukul 22.30 telah menggugah keingintahuan dan rasa penasaran seluruh bangsa dalam Pelantikan pertama kali manusia berkulit hitam di bangsanya Barack Obama sebagai pemimpin Amerika Serikat, Negara Adikuasa nomer satu di dunia.
Dalam siaran itu di hadiri oleh nara sumber Bambang Harymurti dan Azumy Z. Untuk memberi pernyataan ataupun sanggahan mengenai beberapa hal yang diungkap oleh Obama. Di Capital Hill Obama dengan di hadiri seluruh bangsanya, dia menyatakan ”we can change, we will change”. Berbagai rasa optimis dan pesimis Obama menjadi Presiden AS telah terungkap oleh masyarakat Palestina dan bangsa lain. Di Palestina rasa tidak percaya itu menjadi hal yang terbenam dalam hati karena menurut mereka bahwa Obama atau siapapun sama saja dengan Israel, kedua bangsa ini adalah saudara dan pasti Obama sebagai Presiden AS tidak akan bisa menyelesaikan kasus dan peperangan yang terjadi di Palestina. Saat itu meskipun Obama sudah menghentikan Israel untuk menyerang Palestina, tetapi Israel tetap saja menurunkan bom di tanah Palestin, di perbatasan Palestin dengan Arab.
Obama berjanji dalam pelantikannya bahwa dia akan menolong negara miskin, AS akan menjadi negara yang memimpin dunia, AS adalah negara yang menjadi sarana dunia, sarana untuk umat manusia, AS mananti tantangan baru, dan harus bersatu, dana yang dikelola As akan menjadi lebih baik, Ini adalah era baru untuk Amerika, Ia akan mengangkat nama baik Amerika, Krisis ekonomi adan di refisi ulang dan ditangani dengan baik untuk bangsa AS dan negara lain, Obama ingin menanamkan peranan sebagai nagara besar atau negara berkekuatan dunia, membangun dalam mengatasi global Warming agar lebih finely, dll.
Sepertinya Obama sama sekali tidak menyinggung tentang penghentiannya kepada palestina yang akan benar-benar menyelamatkan rakyat Palestina dari peperangan yang dikuasai oleh israel. Ia hanya menyatakan sedikit bahwa akan berhubungan baik terhadap Islam. Dan tidak menyinggung tentang pembelaannya terhadap Afganistan, Arab, Iran dan wilayah lain di Timur Tengah.
Inilah mungkin yang membuat ketidakpuasan bangsa lain dalam memberikan pernyataan seperti itu. Ataukah memang ini membuat bangsa lain merasa lega bahwa akan datang perubahan yang dinanti-nanti Terserah bangsa dalam menanggapi kepemimpinan Barack Obama. Kita lihat nanti bagaimana kepemimpinannya…

Tidak ada komentar: