Kamis, 20 Februari 2014

Menanti dia sang penguasa hatiku

Ketika ku berbalik menoleh ke depan
betapa ku harus bertindak dengan cepat
langkah ini mungkin sebuah tantangan untukku yang selama ini aku rasakan

Mungkin inilah yang dimaksud dengan takdir Tuhan
Mungkin inilah yang tertulis dalam Lauh Mahfudz itu
akankah aku mampu menjadi yang bermanfaat
Apakah aku mampu mengendalikan diriku dan mengobati lukanya
hingga saat ia sembuh
Aku selalu berharap kepada Sang Maha Kuasa dalam urusan ini
Semoga semuanya dipermudah oleh Sang Maha Kuasa

Atau sampai aku tak mampu lagi
hingga saat nya ajal menjemputku
hingga saatnya aku merasa lega karena bermanfaat untuk orang lain
terutama dia yang kusayang

Aku akan berkorban
dengan menghadirkan cinta
dengan menghadirkan kemudahan meski dalam kesulitan

Cita-citaku sangat tinggi
Aku tahu itu
Dan aku mampu
 

Rabu, 19 Februari 2014

Sayang
Perasaanku begitu memuncak saat kau menelponku pagi ini
Aku justru malah ingin bertemu denganmu
Aku ingin bercerita banyak tentang semua hal
Tentang kehidupanku
Tentang rencanaku ke depan

Kamis, 06 Februari 2014

Setia

Seonggok daging dapat kumakan walau hanya sekaliSekelumit kata yang bisa kuungkapkan untuk menunjukkan kasih sayang
dan walau sedetik kuberikan semua kepadamu

Rrasa perhatianku sungguh begitu besar kepadamu
Tabunganku akan kuperbanyak demi masa depan
dan keinginan sehidup semati bersamamu telah mengakar dalam jiwaku

Aku hanya ingin sekali saja kehidupan
berkasih sayang
hanya bersamamu
Masa lalu telah mengajarkanku betapa perihnya kehidupan ini
Aku ingin mati bersamamu dan menikmati keindahan Syurga bersamamu...

Allah...ajarkan kepadaku kesetiaan
Ajarkan kepadaku bagaimana menyayangi dan mencintai
Ajarkan kepadaku berbagi, berinteraksi, berkomunikasi dengan lancar tanpa hambatan
Ajarkan kepadaku untuk membagi tugas dalam koridor rumah tangga yang sehat dan harmonis...

Aamiin