Kamis, 20 Februari 2014

Menanti dia sang penguasa hatiku

Ketika ku berbalik menoleh ke depan
betapa ku harus bertindak dengan cepat
langkah ini mungkin sebuah tantangan untukku yang selama ini aku rasakan

Mungkin inilah yang dimaksud dengan takdir Tuhan
Mungkin inilah yang tertulis dalam Lauh Mahfudz itu
akankah aku mampu menjadi yang bermanfaat
Apakah aku mampu mengendalikan diriku dan mengobati lukanya
hingga saat ia sembuh
Aku selalu berharap kepada Sang Maha Kuasa dalam urusan ini
Semoga semuanya dipermudah oleh Sang Maha Kuasa

Atau sampai aku tak mampu lagi
hingga saat nya ajal menjemputku
hingga saatnya aku merasa lega karena bermanfaat untuk orang lain
terutama dia yang kusayang

Aku akan berkorban
dengan menghadirkan cinta
dengan menghadirkan kemudahan meski dalam kesulitan

Cita-citaku sangat tinggi
Aku tahu itu
Dan aku mampu
 

Tidak ada komentar: